Dengan menyebut nama Allah Rabb penguasa hati, sholawat dan salam untuk Rasulullah pembawa berkah..
Tetiba terpikirkan aja judul post ini, diperjalanan menuju Harau..
Duduk di kursi paling depan, diiringi lagu minang, Bunda merasa diminta mereview kenangan bersama mereka
Diawali dengan pelepasan keberangkatan 97 anak dari sekolah dengan restu guru dan orang tua, pemandangan yang terlihat begitu menyejukkan... Pergi dengan pelukan dan lambaian dari orang tua
Dalam perjalanan menuju rumah makan, selama kurang lebih 5 jam ternyata memaksa Bunda untuk merasa sangat tua hehehe, mereka sebegitu kompak dan lepas saat menikmati tekhnologi
Tertawa bersama dan lepas, asyik bercengkrama tanpa sedu
Catatan kecil yang diselipkan mama papa, ummi abi, ayah bunda tentang anak2 yang masih tidak mandiri dan susah dibangunkan plus segitu akrabnya dengan gadget ternyata 180 derajat berbeda di lapangan, alhamdulillaah
Mereka bahkan dibangunkan sebelum subuh di kamar masing suda lebih duluan ready daripada kaki emaknya hehe
Soal gadget, patuuuuuuh saat diminta melepaskan pandangan dari gadget...
Kenangan kecil di malam kedua, berkunjung ke kamar mereka, ternyata mereka sudah packing barang bawaan dengan menyisakan pakaian untuk hari terakhir di atas meja kamar hotel, packing oleh oleh dengan rapi... Luar biasa
Masyaallah, kebersamaan kali ini benar2 membuktikan pepatah banyak anak banyak rasaki, rasaki perangai terutama, banyak senyum bunda saat nulis ini hehehe
Satu lagi catatan kecil, ternyata mereka paling ga suka disuruh foto, jadi kalau sudah sampai di satu tempat destinasi...pasti bakal ngomel " pasti foto deh " dengan wajah yang agak manyun, sampai sampa abang EO membujuk dengan iming2 es krim bagi yang rapi, padahal ga ada hahaha
Sekarang sebagian dari mereka sudah mulai lelah dan pules di alam mimpi
Insyaallah sampai Harau segar lagi
Terimakasih untuk keseruan ini ya nak...

2 Komentar
Waah senangnya..Alhamdulillah, semoga kenangan bersama anak-anak menjadi kenangan yg abadi
BalasHapusPerjalanan yg tak akan terlupakan, lucu dan senang melihat tingkah polah anak2.
BalasHapus